Bab 11
Ibadah Puasa Membentuk Pribadi Bertakwa
Puasa berasal dari kata "saumu" (menahan diri dari segala sesuatu). Arti puasa dalam istilah adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar sampai tenggelamnya matahari. Dengan niat dan syariat sebagai firman Allah dalam Q.S Al-Baqarah/2: ayat 187.
Setiap orang yang percaya kepada Allah., diwajibkan berpuasa di bulan Ramadhan. Sbgaimana firman Allah. dalam Q.S Al-baqarah/2: ayat 183
1. Puasa Wajib
Dilaksanakan setiap umat Islam yang sudah baligh. apabila ditinggalkan mendapatkan dosa.
Puasa wajib ada 4 macam:
a.Puasa Ramadhan
Dilaksanakan pada bulan Ramadan. mulai diperintahkan pada tahun ke2 Hijriyah, setelah Nabi Muhammad hijrah ke Madinah. hukumnya fardhu'ain karena itu, jangan meninggalkan puasa Ramadan tanpa ada halangan yang dibenarkan menurut syariat. jika Iya, maka kita wajib menggantikannya pada hari lain.
1) Syariat wajib puasa
a. Berakal sehat
b. Baligh, dan
c. Mampu berpuasa.
2) Syarat sah Puasa
a. Beragama Islam
b. Mumayiz, bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk
c. Dalam waktu yang diperbolehkan.
3) Rukun Puasa
a. Niat untuk puasa
b. Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari
4) Hal yang membatalkan puasa
a. Makan dan minum sengaja
b. Muntah sengaja
c. Berhubungan suami istri
d. Keluar darah haid/nifas
e. Gila/ sakit jiwa
f. Keluar cairan mani
5) Hal yang disunahkan dalam puasa
a. Berdoa ketika berbuka puasa
b. Memperbanyak sedekah
c. Shalat malam, termasuk taraweh
d. Tadarus
6) Hal yang mengurangi Pahala Puasa
Semua hal perbuatan yang dilarang Islam,seperti membicarakan kejelekan orang lain, berbohong, dan melakukan perbuatan tercela.
7) Orang yang boleh berbuka puasa pada bulan puasa
a. Yang sedang sakit, atau tidak kuat
b. Dalam perjalanan jauh
c. Orang tua yang lemah dan tidak kuat berpuasa
b.Puasa Nazar
Adalah puasa yang dilakukan karena mempunyai Nazar (janji kebaikan yang pernah diucapkan ketika keinginan atau cita-cita nya terpenuhi).
Adapun hukum puasa nazar adalah wajib dilaksanakan sebagaimana firman Allah dalam Q.S Al-Insan/76:7.
c.Puasa Qada
Adalah puasa untuk menggantikan kewajiban sesudah lewat waktunya. Seperti karena sedang haid berkewajiban mengganti puasa tersebut sesuai seberapa banyak hal yang ditinggalkan.
Batas waktu untuk mengqada puasanya adalah sampai dengan bulan puasa berikutnya. Jika tidak,wajib membayar fidyah.
d.Puasa Kifarat
Yaitu puasa yang wajib dikerjakan karena melanggar suatu aturan yang ditentukan, Apabila terjadi hal berikut :
1) Tidak mampu memenuhi nazar.
2) Berkumpul dengan istri pada siang hari di bulan Ramadhan. wajib melaksanakan puasa Selama 2 bulan berturut-turut
3) Membunuh secara tidak sengaja
4) Melakukan zihar kepada istrinya (menyamakan istri dengan ibunya).
5) Mencukur rambut ketika Ihram
6) Berburu ketika Ihram
7) Mengerjakan haji dan Umrah dengan cara tamattu' atau qiran.
2. Puasa Sunah
puasa yang Sunnah untuk dilaksanakan.
a. Puasa syawal
Dilaksanakan pada 2syawal. ada 6 hari. boleh dilaksanakan berturut-turut atau berselang-seling seperti dalam Hadits jamaah kecuali Bukhari dan Nasa'i.
b. Puasa Arafah
Dilaksanakan ketika melaksanakan Haji sedang wukuf di Padang Arafah. Puasa Arafah bisa menghapus dosa selama 2 tahun, yaitu 1 tahun yang lalu dan 1 tahun yang akan datang.
c. Puasa senin-kamis
Sebagaimana (H.R Ahmad dan at-Tirmidzi
3. Waktu yang diharamkan untuk puasa
a) hari raya Idul Fitri dan Idul Adha
b) hari tasyrik, tanggal 11,12,13 Hijriyah
c) hari yang diragukan (Apakah sudah tanggal 1 Ramadan atau belum)
4. Hikmah Berpuasa
a) meningkatkan iman dan taqwa serta rajin bersyukur kepada Allah SWT
b) menumbuhkan rasa Solidaritas
c) melatih dan mendidik kesabaran dalam kehidupan sehari-hari
d) dapat mengendalikan hawa nafsu dari segala yang membatalkan puasa
e) mendidik diri sendiri untuk bersifat Sidiq
f) memberikan waktu istirahat bagi organ yang ada di tubuh kita.